IPB

Persiapan Masuk IPB

5/30/2012

Lagi bener-bener-bener sibuk ngurusin berkas2 buat pendaftaran masuk IPB. Banyaknya gak banyak sih, tapi udah kayak mau ngelamar kerja pake riwayat hidup segala. Apapun gue lakuin deh demi IPB tercinta (cuih). Tapi gue optimis di IPB ini gue bakal dapet pengalaman yang jauh lebih seru dan pastinya bermanfaat dibanding temen2 gue yang lain. Pertama, di IPB tahun pertama harus masuk asrama. Itu berarti temen kamar, nyuci baju sendiri, dan semua keegoisan gue harus di pendem dulu setahun. Oke, get it. Dan karna gue masuknya jalur undangan, gue harus berhadapan sama yang namanya matrikulasi, semacam semester pendek gitu. Oke gue tau bahasa kasarnya tes buat nunjukin, rapot lo beneran gak seeeehhh bagus sampe gue masuk undangan. Yang gue takutin gue dapet mapel matrikulasinya fisika, jangan sampe Ya Allah.. gue benci banget sama fisika. Fisika UN sih gampang, tinggal masukin ke rumus ketemu. Lah kalo fisika snmptn dan yang berbau kuliah, maygat deh harus digambar dulu, belom gambarnya ribet, makan waktu, ITU JUGA KALO KETEMU HASILNYA! nah itu yang ga gue suka sama fisika. Doain aja deh, dapetnya matematika. Soalnya tahun ini gue denger gaada kimia. Apapun yang terjadi. Keep calm and carry on. Wish me luck!


LULUS #EEAAKKK

5/29/2012

Perkenalkan, saya Fahrani Nisrina, 18 tahun telah lulus SMA dan telah diterima di Fakultas Pertanian Ilmu dan Teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor. Dengan ini saya menyatakan akan kembali rajin menulis blog. Tertanda, Fahrani Nisrina, Jakarta.

Jadi PUSAT atau PELENGKAP???

5/27/2012

Mungkin ini adalah kondisi yang sering terjadi di dalam sosialisasi kita, dimanapun, kapanpun. Menjadi salah satu bagian dalam sosialisasi itu sangat lah penting. Yang jadi pertanyaan adalah, mau dibawa kemana hubungan kita jadi apa kita dalam bersosialisasi? Pusat perhatian kah, atau menjadi pelengkap kah??

Pusat Perhatian
Banyak orang yang ingin menjadi pusat perhatian karna ingin merasa di perhatikan. Tapi tahukah anda, menjadi pusat perhatian tidak semudah joget2 dan lipsync di youtube membalikkan telapak tangan. Banyak hal yang harus dilakukan apabila kita ingin menjadi pusat perhatian yang baik.

Orang yang biasanya menjadi pusat perhatian haruslah mempunyai daya tarik, daya tarik ini adalah faktor terpenting untuk kita agar dapat diperhatikan orang lain. Tampil fashionable, pintar bicara, mempunyai skill khusus adalah beberapa contoh daya tarik yang bisa kita gunakan. Disamping itu, daya tarik terkadang bisa menjadi bumerang bagi yang salah mempraktekkannya. Misalnya saja, terlalu over sampai banyak orang yang justru malah membenci apa yang kita lakukan. Hal itu dapat di hindari jika kita pintar melihat reaksi orang terhadap kita.

Bertanggung jawab. Bertanggung jawab adalah sifat seseorang yang terampil menjadi pusat perhatian. Lihat saja orang-orang hebat di luar sana seperti Mario Teguh dan Andrie Wongso. Mereka adalah contoh pembicara yang bertanggung jawab atas perkataannya. Bertanggung jawab disini adalah, hati2 dalam bertindak, berbicara, dan bersosialisasi.

Pelengkap
Dalam bersosialisasi,  selain pembicara, pasti harus ada pihak pendengar. Pendengar disini menjadi pelengkap si pusat perhatian. Pelengkap bukan berarti hanya menjadi yang pasif sedangkan yang menjadi pusat aktif, tetapi membantu memberikan perhatian. Mungkin banyak dari anda yang merasa hanya menjadi pelengkap saja, tidak pernah menjadi pusat, tidak pernah diperhatikan. Jangan salah, menjadi pelengkap itu adalah menjadi seseorang yang sangat dibutuhkan, yang dapat diandalkan. Tidak ada si pusat bila tidak ada si pelengkap. So, jadilah diri kamu sendiri, mau kamu pusat atau pelengkap, kamu harus bisa memosisikan diri kamu sehingga berguna bagi semua orang.

Semoga bermanfaat!