Sad Love - Junho So Eun (thoughts about)

8/17/2013

As it come holiday, I can't think of what to do in nights but watch youtube. I really like watch korean idol videos, especially their own daily life. So I ended up on 2pm videos, which I am an old fan of their songs. It's not like I'm crazy about them like hell. I just like how they live with natural way, they don't think much about keeping their image, just the way they usually do, not supposed to do.

And my eyes catched up to a variety show that meets up two idols who don't know they each other well. It's Junho's 2pm and Kim So Eun. I know Kim So Eun, she acted very well in Boys Before Flower. I also know that she ever dating Kim Beum (it kinda some kind of regreting love for So Eun I think). The two of them
(So Eun and Junho) match very well even though in the start it comes up an awkward feeling, it definitely will do haha. So I watch it part of part patiently with my 'don't seem well internet connection'.

Actually it kind of sad feeling to see how idols love in their life. Love that never can live along, remembered that their agencies won't give permission to date even to just love. Thirty days was passed by Junho and So Eun. The arrangement goes well and I can see love between them. I also hope that as the show ended they will date in reality, even if they don't show to public. But, whoever idols date, I really hope they can love in normal way. It kinda of sick to see how strict the agencies did. Although it would shows many antis, but I'm sure that most of fans likely to watch their idols live happily, am I right? :')


see how they do in that show, I really sure their faces saying "I really love him/her, I want a date, but can't, just can't"



Engkau mungkin memerintahkan aku untuk membaca, tapi aku hanya bisa membaca sesedikit ini.. :)

7/22/2013

Hi there, para pembaca :)
terimakasih udah setia mendengarkan tulisan2 di blog gue, walaupun terkadang, sering malahan isinya cuma curhatan seorang gadis yang belum bisa beranjak dewasa. I know :)

Gue mau sharing sedikit pengalaman, well ini bukan pengalaman yang gue alamin langsung, tp semoga bisa diambil hikmahnya.

Suka drama korea? gue recommend banget nih drama baru judulnya "I Hear Your Voice". Sekalian mau review isi ceritanya. Jadi di dalam cerita ini, dimulai dari seorang anak kecil yang semenjak ayahnya dibunuh, ia memiliki suatu kemampuan. Kemampuannya itu adalah bisa mendengar semua isi hati orang lain. Saat di pengadilan, orang yang membunuh ayahnya itu bergumam dalam hati bahwa kemampuannya membaca pikiran orang lain tidak bisa dijadikan bukti, karna itulah si pembunuh akan menang di pengadilan. Tapi, ada seorang anak perempuan yang berani menjadi saksi mata bahwa ia melihat pembunuhan yang terjadi. Sampai akhirnya si pembunuh bertekad ingin membalas dendam kepada anak perempuan itu saat ia sudah dewasa atau saat ia terbebas dari penjara.

Butuh satu tahun untuk bersyukur..

7/22/2013

"Mas Reza aja blm tau sampe sekarang masuk mana.."

Satu tahun lalu, harusnya gue sangat2 bersyukur..
Satu tahun lalu, kesusahan mencari universitas, apalagi universitas negeri.. sama sekali gak gue alamin. Seandainya setahun lalu pula, gue berkali-kali ditolak masuk ptn, belom tentu gue bisa setenang sekarang.. belom tentu tahun ini gue sudah merasa puas dengan yang gue gapai, belom tentu.. gue gak panik belajar di bimbel demi masuk universitas.

Ya Allah, maaf bila aku kurang bersyukur. Maaf bila aku sering mendustakan karunia-Mu. Maaf bila selama ini aku tidak bisa menjadi hamba-Mu yang taat.

I realized that, my way, my life isn't that precious if I don't think of You, who created it, who willing it. Take my forgiveness God. I sincerely want to change in a better way. Lead me..

Sol Sol Sol Sol~

6/06/2013

Yap, sekarang adalah satu hari sebelum uas menghancurkan hari2 bahagia gue. Walaupun uas dimajuin dan hari libur juga akan segera maju, tapi menurut gue ini sama sekali gak efektif tanpa minggu tenang. Karena otomatis persiapan yang dilakukan juga semakin singkat. Bayangin aja UTS gue yang kemaren aja nilainya naujubilah, kalo gue jadi nyokap mungkin transkrip nilai bakal gue buang jauh2 tuh..

Tapi ya namanya nilai itu bagian dari rezeki yang udah dikasih Allah, dan mungkin usaha yang gue lakukan juga kurang, syukurin aja.....

Disela-sela hari persiapan uas gue ini, gue sebenernya ketar-ketir ngeliat temen2 gue yang udah mulai siap dengan koper dan kardus2nya. Ya, tanggal 16 juni ini seluruh mahasiswa TPB akan didepak keluar dari asrama. Sangat disayangkan sekali teman2. Gue akan kangen dengan seluruh kegiatan dan orang2 di asrama. Gue akan kangen sama kecepatan wifi yang bisa sampe 3mb/s. Gue akan kangen dengan kucing2 jablay yang kerjaannya lahiran di depan kamar gue. Dan gue akan sangat kangen menjadi pajangan di kamar 308.

Rasanya baru kemaren gue masuk IPB dan registrasi asrama, rasanya baru kemaren gue baca blog seseorang tentang asrama dan gue sempet janji bakal sering ngepost blog selama di asrama ini, yang akhirnya gak gue lakuin :(

Entah, sekarang gue agak menyesal, karna hari-hari di asrama gak gue lakuin dengan maksimal.. sekarang gue berat banget ngelepas asrama, bahkan gue belom sama sekali menyentuh barang2 untuk pindahan ke kosan. Emang sih kosan gue jauh banget alias deketnya tinggal gegulingan dari berlin. Tapi tetep, asrama the best. Apalagi SR gue, ammah Naila yang gaul dan gampang di bully itu, ammaaaah :''(

Ketika kamu kembali lagi dan menemukan postingan setelah ini, berarti gue udah di kosan! karna gue mau UAAASS!! doakan ya, semoga dengan uas ini bisa menaikkan IP gue yang uts nya.. hiks. BYE!

Kena Kutukan.

5/16/2013

Mulai gue masuk kuliah ini gue jadi seneng banget organisasi. Kayaknya kalo gak ikut kegiatan apa-apa kuliah itu boring banget sekarang haha. Dari awal masuk gue ngikutin kegiatan yang bisa di bilang banyak, tapi beberapa kegiatannya itu ada yang gabut, jadi well done laah...

Organisasi pertama yang gue ikutin itu IAAS (International Associatio
n of Agricultural Students in Related Science), awalnya gue ngerasa tertekan banget disini dengan prokernya yang banyak banget dan padet2, apalagi masa perkenalannya yang serba wajib. Tapi lama kelamaan, justru disinilah tempat gue paling bisa gue sebut rumah kedua. Karna orang2 nya yang menurut gue satu nasib banget, kalo kata smash you know me so well lah yaa ;)

Gue cukup tau diri dengan ikut hanya satu UKM, yaitu IAAS tadi. Jadi IAAS itu anggep aja kayak main job gue, sementara kerja sampingan gue bisa di bilang buaaanyaaakkkkk banget kalo ngeliat gue yang baru semester dua ini. Yep, dari mulai ikutan club asrama Clarity (fotografi), komunitas desain IPB Agrisainer dan komunitas fotografi Shutter. Nah tiga kegiatan itu lah yang sebenernya gue dzolimin haha, kenapa? karna kegiatannya jarang banget malah terbilang gak ada dan gue gak apal anak di dalemnya. Maaf yaaa buat yang disebutin hehe.. piss

Tapi gue gak jahat-jahat juga kok, ada juga kegiatan yang beneran gue lakuin dengan serius, yaitu Earth Hour sama OMI. Earth Hour ini, bagi yang belom pernah denger, adalah suatu kegiatan yang mengajak masyarakat sekitar untuk lebih peduli bumi. Salah satu aksi kita yang dikenal adalah selama satu jam mematikan lampu dan alat elektronik yang dampaknya sangat positif untuk lingkungan. Sedangkan Olimpiade Mahasiswa IPB atau biasa disebut OMI, yaaa bisa di baca sendirikan dari singkatannya, namanya juga olimpiade mahasiswa ipb, pasti lomba2 di dalem IPB sendiri...

Dan kedua kegiatan di atas itu gue berperan sebagai...... PDD! yep tukang moto2 dan desain2.. okelah kalo EH gue cuma numpang bantuin moto2, kalo OMI cuma bantuin desain poster dkk dan sedikit poto2 juga.. tapi yang dari awalnya gue kira divisi PDD adalah divisi paling gak ngebosenin, ternyata anggapan gue salah! bukan berarti saking gue jagonya gue jadi bosen, nggak. Malah mungkin karna gue bosen sama hasil yg gue bikin, jadinya gue malah jenuh sama deadline2 yang di kasih. Jadi kayak di teror deadline..

"Ran, poster gimana, udah? Ran kirimin dokumentasi yang tadi. Ran pokoknya besok baliho harus udah di cetak ya. Ran.....!!"

aarrrrgggghhh!! salah gue juga sih kenapa semua panitia gue ambilnya satu divisi -_-

Tapi jangan kira gue cuma mau divisi ini aja, gue udah pernah nyoba move on dari divisi pdd, dan alhasil....
Jadi gini ceritanya, di departmen gue ada acara semacam lomba cerdas cermat gitu yang diperuntukkan untuk siswa2 sma se-Indonesia yang hadiahnya bisa dapet golden ticket masuk langsung ke ITP, gila banget kan. Rasanya gue kayak jadi malaikat bisa bantuin anak2 sma yang pengen masuk ITP yang susahnya naujubileh, dan ternyata gue baru denger ada jalur masuk kayak beginian. Alhasil gue dan temen2 gue ikutan nyoba seleksi jadi panitia, gue udah cantumin divisi pilihan pertama gue adalah.....SPONSORSHIP (nekat banget gila) karna sesungguhnya demi tuhan demi masa demikianlah cerita gue... eh belom! trus pilihan kedua PDD lagi.. karna gue gak tau mau milih apa dan gue adalah orang yang SAY NO TO DANUS. okesip. Dan jurus maut gue yang adalah ngajak bercanda kakak2 yang wawancarain gue sutrah berhasil... tapi gue teteppppp di masukin ke PDD.

APA SALAH SAYA KAKK??!!!! LO GAK TAU GUE MAU MOVE ON DARI PDD HAH???!!!
*tampang pasrah

yasudahlah ya, bersyukur dulu bisa kepilih jadi panitia *sorak sorai*

Ya. Intinya. Gue. Kena kutukan. Jadi PDD. Sekian.

I Won't Give Up.On.Us

4/17/2013

Kepada jurusanku tercinta,

TPB hampir selesai gue lewatin, emang belom sekeras departmen pastinya. Nilai-nilai bertaburan kayak pelangi mejikuhibiniu. Usaha jalan terus. Tawakal juga nggak lupa. Tapi keikhlasan lah yang belom sempurna. Manusia selalu aja ngerasa kurang, bahkan sama sekali tidak bersyukur. Tapi ketika gue mencoba bersyukur, gue gak tau bedanya antara ikhlas dan pasrah. Beberapa temen gue ada yang keras banget sama nilai. Harus proteslah biar nilainya dinaikin, sampe2 salah satu-dua aja ada yang merasa masih belom cukup. Gue bingung, apakah gue yang segitu tidak pedulinya sama nilai, apa mereka yang terlalu terobsesi nilai selalu bagus?

Kepada setiap orang yang mencoba membandingkan nilai si-ini dan nilai si-itu, bertaubatlah. Lo tau gak? kalo misalkan nilai lo lebih bagus dari dia, setan gak bakalan diem guys, biasanya lo akan menjadi sombong. Dan kemungkinan besar belum tentu lo bisa dapetin nilai yang tinggi kayak sekarang. Sebaliknya, kalo ternyata nilai lo lebih kecil dari dia, pasti lo juga akan sombong. Sombong sama Tuhan. Gimana ngga, lo udah dikasih nilai segitu, hal pertama yang harus lo lakuin bersyukur dulu, baru introspeksi diri.Jangan banding2in sama nilai orang lain, karna kemampuan lo sama dia beda. Nasib lo sama dia beda. Rezeki lo juga beda.

Gue sering di kasih tau sama orang-orang sukses, bahwa kesuksesan itu gak di liat dari berapa besar IP lo di kuliah. Emang itu memengaruhi, tp formalitasnya aja. IP menurut gue itu kayak cover buku, bagus. Tapi blm tentu isinya semenarik itu. Gue sadar, gue pun belom bisa bikin isi dari buku itu menarik, tapi seenggaknya gue gak mau jadi topeng, yang hanya bagus di luar tapi ngga di dalem. Kalo isi bukunya gak menarik, pasti dengan gampangnya orang simpen di dalem rak paling dalem, dan gak akan pernah di baca lagi. Tapi kalo isi bukunya menarik, sejelek apapun covernya orang pasti akan penasaran dengan isinya dan akan di bangga-banggakan.

Never gonna stop this, and I don't want an ending.
I won't give up. on. us.
- Fahrani Nisrina, cewek yang masih ingin membuktikan kalo gue gak salah ambil jurusan.

"I don't wanna be someone who walks away so easily.  I'm here to stay and make the difference that I can make. "-Jason Mraz